Sejarah Keubon Nilam



GAMBARAN UMUM KONDISI GAMPONG

Aspek Geografi dan Demografi

1. Asal Usul/Legenda Gampong

Perkembangan Masa Kolonial: Budidaya nilam mulai dikembangkan secara masif di Aceh pada tahun 1884 oleh perusahaan perkebunan Belanda, Nederlandsche Handel Maatschappij (NHM) . Kemudian, dibentuk perusahaan Nederlandsch-Indische Landbouw Maatschappij (NILAM) untuk menangani bisnis dan tata niaga perkebunan tersebut.

?  Kejayaan Ekspor: Sejak awal abad ke-20, Aceh telah mengekspor minyak nilam ke Singapura, Penang, dan Eropa (terutama Prancis). Daerah seperti Aceh Jaya dan Aceh Selatan (Tapaktuan) telah lama menjadi sentra produksi utama.

?  Standar Internasional: Nilam Aceh diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia karena kandungan patchouli alcohol yang tinggi, berfungsi sebagai bahan pengikat aroma (fixative agent) dalam industri parfum.

Pada era tahun 1954, ada seorang petani yang datang dari tiro, brliau membuka lahan untuk berkebun, dan jenis tanamannya adalah Nilam. Karena di usahakan dengan tekun kerja keras dan didukung dengan kesuburan tanah maka usaha tersebut membuahkan hasil yang luar biasa.

          Ada seorang saudagar kaya dari Tangse yang mau mendirikan sebuah pabrik nilam untuk menampung dan mengelola hasil kebun tersebut. Dan dari kisah mula tersebutlah daerah ini dinamakan dengan Keubon Nilam. Demikian Sejarah singkat Gampong Keubon Nilam.




Keubon Nilam

Alamat
Jl. Tangse - Geumpang Gampong Keubon Nilam kec. Tangse
Phone
Hp. 0822 7407 7432
Email
[email protected]
Website
keubonnilam.sigapaceh.id

Kontak Kami

Silahkan Kirim Tanggapan Anda Mengenai Website ini atau Sistem Kami Saat Ini.

Total Pengunjung

28.731